Berprasangka Baik Menjadi Modal Utama Kesuksesan
Diposkan: 04 Nov 2021 Dibaca: 1934 kali
Alweenong - Sebenarnya, sikap berbaik sangka merupakan salah satu tindakan yang harus ada di dalam diri seorang umat muslim. Namun, sejatinya bukan hanya umat muslim saja sih. Sikap ini layak dan harus dimiliki oleh setiap manusia.
Karena dengan selalu berbaik sangka merupakan cara untuk selalu melihat serta memahami segala hal dengan pandangan positif. Diri kita merupakan seorang manusia yang harus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, bukan malah sebaliknya.
Salah satu cara Allah untuk menaikkan derajat umatnya ya dengan memberikan sebuah ujian ataupun musibah. Hal tersebut merupakan cara terbaik Allah untuk mengetahui bagaimana respon hambanya dalam menerima ujian yang diberikan.
Apabila seorang hamba tetap bersyukur serta berprasangka baik kepada-Nya. Secara tidak langsung Allah akan terus memberikan sejuta nikmat kepada hambanya. Siapa sih yang enggak mau mempunyai nikmat yang tiada henti, apa lagi ditambah dengan tabungan nikmat di akhirat, MasyaAllah.
Berbaik Sangka di Tengah Musibah
Pada dasarnya, berbaik sangka terhadap segala nikmat serta karunia yang diberikan oleh Allah, tentu saja akan terasa sangat indah. Hal tersebut juga menjadi petunjuk untuk senantiasa bersyukur terhadap apa yang tengah dimiliki.
Nikmat tersebut bisa saja berupa nikmat akan keutuhan dan keharmonisan di dalam keluarga, nikmat kesehatan, harta dan masih banyak yang lainnya. Di samping itu, tidak luput kita mengalami sebuah musibah ataupun ujian-ujian yang lainnya.
Apabila kita berprasangka baik kepada Allah, maka kita bisa merespon ujian tersebut dengan bentuk rasa syukur. Karena dengan diberikannya sebuah cobaan itu menjadi salah satu bentuk perhatian Allah terhadap hambanya. Tentu saja dengan tujuan untuk menaikkan derajat serta sebagai cara untuk mengingatkan hambanya agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Meskipun sebagai umat manusia biasa, kita tentu sangat banyak dosa dan maksiat yang telah kita lakukan. Namun, Allah masih saja memberikan bentuk perhatian dan kasih sayang kepada hambanya. Lantas, mengapa kita sebagai umat manusia selalu menghiraukan perhatian tersebut?
Berbaik Sangka dalam Ketaatan Akan Perintah-Nya
Berbaik sangka terhadap Allah SWT bisa ditunjukkan dengan selalu taat dan senantiasa menjauhi segala larangan-Nya. Meskipun kita selalu berbuat dosa dan maksiat, namun alangkah baiknya jika kita tidak sampai melupakan kewajiban sebagai umat Islam.
Misalnya saja dengan sholat lima waktu yang merupakan salah satu kewajiban sebagai seorang hamba. Di sisi lain, kita juga harus terus bersyukur terhadap segala nikmat atas apa saja yang telah diberikan. Entah itu berupa nikmat ataupun dalam bentuk ujian.
Jika kita terus bersyukur, Allah telah mempunyai banyak hadiah istimewa yang akan diberikan kepada hambanya. Salah satunya yaitu dengan memberikan banyak nikmat yang tiada putus kepada diri-Nya. Nah oleh sebab itu jangan sampai deh kita punya pikiran buruk terhadap apa yang tengah kita alami.
Allah itu memberikan segala nikmat dengan menyesuaikan bagaimana prasangka yang ada dalam diri hambanya. Apabila kita selalu berprasangka baik kepada-Nya maka InsyaAllah semua juga akan mengikuti.
Karena, sesuatu hal yang ada di balik kejadian, senantiasa terselip hikmah di dalamnya. Hal ini juga termasuk prasangka baik atau buruk terhadap Allah SWT. Mungkin hal ini juga bisa menjadi jawaban mengapa doa kita tak kunjung dikabulkan.
Terus semangat dalam bekerja dan berkarya kawan-kawan. Terus berbaik sangka ya jangan pernah menjadi seseorang yang sombong, karena sombong bukan ciri dari manusia beriman.